Eatertaiment Potensi Rambah Batubara
JAKARTA – PT Eatertaiment International Tbk (SMMT) berpotensi rambah sektor batubara pada Agustus mendatang. Hal ini seiring dengan rencana pemegang mayoritas, Rajawali Corp, untuk melakukan perubahan bisnis inti perseoan tersebut. Sebagai langkah awal, Rajawali menempatkan dua orang mereka dalam jajaran direksi.
Keduanya adalah Abed Nego menduduki posisi direktur menggantikan See Teck Aan. Serta Hendra Surya menggantikan Nicolas Tirtadinata sebagai Direktur Utama. Sebagai informasi, Hendra adalah Deputy Managing Director Rajawali Corporation. Ia pernah menangani kerjasama antara Rajawali Dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada 2009. Perubahan jajaran direksi Eatertaiment yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (22/6).
“Keduanya masuk sebagai direksi atas usulan pemegang saham mayoritas kami, Rajawali Corp,” ungkap Sekretaris Perusahaan Eatertaiment International Susanti Nila di Jakarta usai paparan publik di Jakarta, Rabu (22/6).
Ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Managing Director Mining &Resources - Corporate Relations Rajawali Corp Darjoto Setyawan hanya mengatakan pihaknya memang merencanakan untuk melakukan aksi korporasi pada tahun ini. Diantaranya adalah kemungkinan adanya pergantian inti bisnis. Rencananya, lanjut dia, aksi tersebut akan terlebih dahulu dilaporkan kepada regulator pasar modal pada Agustus mendatang. Sebab, saat ini rencana tersebut sudah masuk dalam tahap final.
JAKARTA – PT Eatertaiment International Tbk (SMMT) berpotensi rambah sektor batubara pada Agustus mendatang. Hal ini seiring dengan rencana pemegang mayoritas, Rajawali Corp, untuk melakukan perubahan bisnis inti perseoan tersebut. Sebagai langkah awal, Rajawali menempatkan dua orang mereka dalam jajaran direksi.
Keduanya adalah Abed Nego menduduki posisi direktur menggantikan See Teck Aan. Serta Hendra Surya menggantikan Nicolas Tirtadinata sebagai Direktur Utama. Sebagai informasi, Hendra adalah Deputy Managing Director Rajawali Corporation. Ia pernah menangani kerjasama antara Rajawali Dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada 2009. Perubahan jajaran direksi Eatertaiment yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (22/6).
“Keduanya masuk sebagai direksi atas usulan pemegang saham mayoritas kami, Rajawali Corp,” ungkap Sekretaris Perusahaan Eatertaiment International Susanti Nila di Jakarta usai paparan publik di Jakarta, Rabu (22/6).
Ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Managing Director Mining &Resources - Corporate Relations Rajawali Corp Darjoto Setyawan hanya mengatakan pihaknya memang merencanakan untuk melakukan aksi korporasi pada tahun ini. Diantaranya adalah kemungkinan adanya pergantian inti bisnis. Rencananya, lanjut dia, aksi tersebut akan terlebih dahulu dilaporkan kepada regulator pasar modal pada Agustus mendatang. Sebab, saat ini rencana tersebut sudah masuk dalam tahap final.
“Sedangkan untuk arahnya, saya tidak mengatakan inti bisnis dari perseroan sebelum melaporkan kepada regulator. Namun, jika melihat dari perubahan jajaran direksi, arahnya sudah terlihat sangat jelas,” papar Darjoto.
Darjoto menambahkan seharusnya aksi korporasi tersebutu dilakukan pada tahun lalu, Tepat di saat Rajawali masuk di Eatertaiment. Namun, lanjut dia, hal tersebut malah ditunda karena ada rencana yang akan lebih besar lagi untuk digarap oleh perseroan. Ia menambahkan aksi korporasi tersebuit dilaksanakan yang akan dilakukan untuk pengembangan perseroan di masa mendatang.
Lebih lanjut Darjoto mengatakan Rajawali siap untuk menyuntikan dana untuk mendukung langkah manajemen perseroan dalam pengembangan di masa mendatang. Untuk itu, lanjut dia, Rajawali menyerahkan setiap keutusan kepada manajemen. “Kami optimistis aksi ini akan membuat suspensi terhadap saham SMMT dicabut pada Agustus mendatang,” tandas dia. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar