Kamis, 15 September 2011

2012, Telkom Akuisisi Perusahaan IT Lokal

2012, Telkom Akuisisi Perusahaan IT Lokal

JAKARTA – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan mengakusisi perusahaan IT local pada 2012. Untuk akuisisi tersebut, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 1 triliun. Dana tersebut akan menjadi bagian dari alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) tahun depan.

Direktur Utama Telkom Reynaldi Firmasnyah mengatakan perusahaan yang diakuisisi tersebut diluar operator telekomunikasi, yaitu IT, media, dan edutaiment. Ia mengatakan saat ini perseroan telah mengadakan pembicaraan dengan satu perusahaan. Namun, ia enggan untuk menyebutkan nama perusahaan tersebut. Ia menyebutkan minimum alokasi akusisi sebesar Rp 1 triliun.

“Itu akan masuk pada anggaran capex tahun depan. Saat ini kami masih menyusun capex tersebut,” ungkap Reynaldi di Jakarta, Senin (12/9).   
 
Menurut Reynaldi, aksi korporasi tersebut tidak harus dalam bentuk  akusisi, aliansi, dan kerjasama. Ia mengatakan dengan aksi koroporasi tersebut persroan dapat memberikan pelayanan yang cepat kepada pelanggan. Hal tersebut mengingat kebutuhan pelanggan selalu berkembang dan ingin mendapatkan layanan yang cepat.

Pada kesempatan yang sama, Reynaldi mengatakan perseroan akan menunjuk financial advisor asing dalam kurun waktu satu-dua pecan mendatang. Saat ini, lanjut dia, perseroan tengah melakukan penilaian pada lima institusi. Nantinya, lanjut dia, kelimanya akan melakukan beauty contest untuk menentukan satu institusi. Reynaldi enggan untuk menyebutkan syarat mutlak dalam pemilihan institusi tersebut.

“Terpenting adalah bagaimana mereka membantu kita untuk merealisasikan minat kami untuk buyback saham SingTel tersebut. Sedangkan mengenai sumber pendaan adalah tujuan kedua kami dalam pemilihan financial advisor. Karena,” papar Reynaldi.

Reynaldi menambahkan perseroan baru akan memnentukan sumber pendanaan setelah menunjuk financial advisor tersebut. Ia mengatakan perseroan akan melakukan berbagai opsi pendanaan untuk merealisasikan aksi tersebut. Bahkan, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan apabila perseroan menerbitkan obligasi sebagai salah satu opsi pendanaan. “hal ini mengingat pinjaman tersbeut bisa berupa obligasi dan juga kepada bank. Namun, terlalu dini untuk kami menyebutkan opsi itu saat ini,” jelas dia. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Bahana Securities Eko Yuliantoro mengaku tengah melakukan beauty contest untuk lima calon financial advisor asing tersebut. Ia mengatakan perseroan akan memilij dua dari lima institusi tersebut. Menurut dia, financial adviosor tersebut dibutuhkan perseorn untuk melancarkan negosiasi dengan pihak SingTel. “Selian itu, mereka dinilai jauh lebih berpengalaman dan dekat dengan SingTel,” tandas Eko. (Eli/iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar