Indeks Berpotensi Rebound (16/9)
Indeks harga saham gabungan hari ini berpotensi rebound pada kisaran 3.720-3.800. Hal itu terlihat dari pergerakan beberapa indicator teknikal. Pada perdagangan kemarin (15/9), IHSG ditutup melemah 24,7 poin (0,65%) di level 3.774.
“Saat ini, IHSG berada dilevel penting di pattern rectangle dan MA200 dengan bertahan diatas 3.735. Ada peluang terjadi rebound dan kemungkinan menjadi pemicu kenaikan,” ungkap Vice President dan Senior Technical Analyst Samuel Securities kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (15/9).
Meskipun demikian, Al Fatih menyarankan investor untuk melakukan trading jangka pendek dengan mengontrol resiko dengan ketat. Sebab, lanjut dia, saat ini kondisi Eropa masih dalam proses pemulihan krisis. Untuk itu, ia pun merekomendasikan investor untuk mengakumulasi saham BBRI dan BMRI.
Sementara itu, Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo memprediksi indeks akan bergerak flat menurun dengan level support 3.700-3.800 dan resistance 3.829. Hal tersebut terjadi akibat pengaruh bursa regional yang masih mencari level bottom. Meskipun demikian, ia memperkirakan indeks hari ini masih menyimpan tenaga untuk menembus level resistance.
“Hal tersebut terlihat dengan keberhasilan indeks menembus level 3.892 pada perdagagangan kemarin. Jika hal tersebut terjadi, ini akan menjadi sinyal bulish untuk trens jangka menengah,” papar dia.
Satrio merekomendasikan buy on weekness untuk saham lapis pertama yang mengalami tekanan penjualan pada perdagangan kemarin. Ia menyebutkan ASII, UNTR, GGRM. “hal tersebut karena secara fundamental saham-saham tersebut tidak mengalami perubahan dengan adanya penurunan harga saham tersebut,” tandas dia. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar