Rabu, 21 September 2011

Investasi Luar Jawa Dorong Optimisme Bursa

Investasi Luar Jawa Dorong Optimisme Bursa

JAKARTA – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan peningkatan porsi investasi yang dilakukan pemerintah melalui Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), di luar Jawa mendorong optimisme bursa. Sebab, peningkatan porsi investasi di luar Jawa dari 35% menjadi 45% tersebut menjadikan fundamental ekonomi Indonesia semakin kuat dimata pemodal.

“Hal tersebut tentu saja menjadi sentiment positif bagi pemodal untuk berinvestasi pada saham yang tercatat di BEI. Sebab, mereka tetap optimistis kinerja emiten Indonesia akan berkembang dengan baik,” ungkap Ito di sela Asia Money Infrastructure Funding Roundtable di Jakarta, Selasa (20/9).

Meskipun demikian, Ito menilai peningkatan porsi investasi di luar Jawa tersebut harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur. Sebab, lanjut dia, selama ini minimnya infrastruktur menjadi masalah terbesar emiten berekspansi. Pada akhirnya, tambahnya, akan menghambat mereka mencetak kinerja positif. Untuk itu, ia pun mendesak pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah luar Jawa.

“Pemerintah harus cepat dalam hal pembangunan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, bandara. Selama ini yang menjadi masalah dalam pembangunan tersebut adalah eksekusi, bukan pendanaannya. Karena pendanaan akan diberikan apabila ada kepastian dalam pembangunan infrastruktur,” ucap Ito.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menilai dengan perbaikan infrastruktur di Indonesia akan meningkatkan competitiveness industri dalam negeri. Dengan demikian, lanjut dia, perusahaan Indonesia akan menjadi pemain utama di negeri sendiri. “Karena itu, pemerintah untuk kebijakan jangka panjang untuk mendukung industri dalam negeri,” papar dia.

Sementara itu, Kepala BKPM Gita Wirjawan mengatakan pemerintah mengincar proyek infrastruktur baru sebesar US$ 40 miliar per tahun. Dengan demikian, lanjut dia, diharapkan dalam lima tahun investasi infrastruktur akan mencapai US$ 200 miliar. Untuk mendorong investasi tersebut, Gita mengatakan pemerintah telah memberikan tax allowance dan tax holiday terhadap pihak swasta yang menggarap hal tersebut.

“salah satunya yang mendapatkan insentif tersebut adalah Krakatau Steel,” papar dia. (iin)

1 komentar:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus