Senin, 02 Januari 2012

IPO Semen Baturaja Juni 2012

JAKARTA – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham Semen Baturaja akan digelar pada Juni 2011. Hal tersebut dilakukan karena sector semen di perkirakan akan bersinar di 2012 seiring dengan maraknya pembangunan infrastruktur. 

“Hal tersebut berdasarkan kinerja dan pergerakan saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mampu menyentuh level tertinggi dalam sejarah, yaitu 11.450. Hal ini menunjukan sektor semen sedang bagus,” ungkap  Dahlan di Jakarta, Senin (2/1). 

Dahlan menyatakan pemerintah belum menentukan besaran dana yang akan diraih dalam IPO tersebut. Sebab, lanjut dia, saat ini sedang mengkaji mengenai hal tersebut. Sebelumnya, dana dari IPO tersebut ditargetkan mencapai sekitar Rp 1 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik baru berkapasitas 1,5 juta ton pertahun. Total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut sekitar Rp 2,3 triliun. Selain dari IPO, perusahaan juga menargetkan perolehan dana dari internal sebesar Rp 200 miliar dan kredit perbankan Rp 1,1 triliun.

Selain Semen Baturaja, Dahlan mengatakan ada dua BUMN lagi yang akan melakukan IPO pada tahun ini. Namun, ia enggan untuk menyebutkan nama dan sector dari kedua BUMN tersebut. Ia hanya mengatakan keduanya telah telah menyampaikan niatnya ke kementerian BUMN untuk melakukan IPO. “ Hal tersebut disampaikan oleh deputi yang menangungi bidang mereka. Tapi saya sendiri belum bertemu dengan perusahaannya,” kata dia. 

Lebih lanjut Dahlan menjelaskan pemerintah masih akan menanti laporan keuangan Desember dua BUMN yang akan IPO  tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya. Namun, ia memperkirakan keduanya baru akan IPO di semester II 2012. Ia menegaskan pemerintah akan mendorong sepenuhnya BUMN yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

“Yang jelas BUMN tersebut harus memperhatikan kesiapan dari korporasinya sendiri, waktu, dan kemampuan pasar menyerap IPO tersebut. Namun, saya tidak bisa menyebutkan kedua calon emiten itu saat ini. Kemungkinan bulan depan baru akan diungkapkan,” tegas Dahlan. (iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar