Minggu, 29 Januari 2012

Pefindo Turunkan Rating Obligasi BLTA

JAKARTA – Setelah outlook peringkat perusahaan diturunkan menjadi ‘negatif’ pada Juli 2011, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat untuk obligasi mereka. 

Dalam keterangan tertulis Pefindo, peringkat obligasi III/2007 dan IV/2009  turun menjadi ‘BBB-‘ dari ‘A-‘. Perurunan rating yang sama, juga terjadi pada rating Sukuk Ijarah I/2007 dan Sukuk Ijarah II/2009. 

Menurut analis Pefindo Vonny Widjaja dan Andy Sidharta, perurunan peringkat tersebut terjadi karena jumlah utang perseroan yang akan jatuh tempo membengkak. Sementara, sbisnis pelayaran dan pengangukutan yang digeluti perseroan masih belum membaik. Hal tersebut dikhawatirkan akan membuat keterbatasan perseroan untuk membayar utang0utang ayang akan jatuh tempo tersebut. 

Hal tersebut diperparah dengan lemahnya posisi likuiditas berlian Laju Tanker untuk menutupo utang jangka pendek. Terhitung tanggal 30 September 2011, perseroan mencatatakan kas dan setara kas sejajar dengan nilai total investasi jangka pendek sebesar US4 195 juta. Hal tersebut dikhawatirkan tidak akan menutupi total utang jangka pendek yang mencapai US4 421,3 juta (termasuk obligasi rupiah dan sukuk yang berjumlah Rp 1,095 triliun yang jatuh tempo pada Mei dan Juli 2012). 

Tidak hanya itu cash flow protection ratios juga sangat lemah. Berdasakan EBITDA kepada utang yang menunjukan 0,1x dab EBITDA kepada bunga 1,3x paada 30 September 2011. 

Pefindo peringkat Berlian Laju Tanker ditempatkan pada menjadi “Creditwatch with Negative implications’. Hal tersebut, merefleksikan kekhawatiran Pefindo atas likuditas perseroan atas kemampuan memenuhi obligasi yang akan jatuh tempo tersebut. Pefindo juga berencana akan menurunkan peringkat Berlian Laju Tanker jika tidak ada kejelasan rencana refinancing utang dalam waktu dekat. 

BLTA adalah perusahaan pelayan yang focus di pengangkurtang produk cair (kimia, gas, minyakuntuk konsumsi) dengan rute Asia, termasuk Timur Tengah, Eropa, Amerika Utara dan Selatan. Perusahaan memiliki 40 kapal tangker kimia (total kapasitas 601.003 DWT/dead weight ton), 11 kapal tanker minyak (748.873 DWT), 15 kapal tanker gas (146,224 DWT), 1 tanker FPSO (60.874 DWT), dan 27 kapal sewa (691.914 DWT). (iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar