Timah Beli Kapal Keruk US$ 100 Juta
JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) akan membeli dua kapal keruk berjenis bucket wheel dredge senilai US$ 100 juta atau senilai Rp 900 miliar pada 2012. Diharapkan kapal tersebut akan selesai dibangun dan digunakan pada awal 2014.
Direktur Utama Timah Wachid Usman mengatakan dana pembelian kapal tersebut akan berasal dari pinjaman bank dan kas internal perseroan. Namun, ia enggan untuk menyebutkan porsi antara kedua sumber pendanaan tersebut. Sebab, lanjut dia, saat ini perseroan masih belum menghitung porsi ideal antara keduanya. "Kami masih melihat kondisi global saat ini," ungkap Wachid di Jakarta, Kamis (12/1).
Dengan pembelian dua kapal tersebut, lanjut Wachid, perseroan akan memiliki tiga kapal keruk berjenis bucket wheel dredge. Sebab, pada 2011 perseroan telah membeli satu buah kapal jenis tersebut. Ia mengharapkan pembelian pada 2011 tersebut akan selesai pembangunanan pada akhir 2013.
Selain kapal keruk, Wachid menjelaskan perseroan pembelian kapal isap kecil pada tahun ini. Tapi, ia tidak menyebutkan nilai dari pembelian tersebut. Ia hanya mengatakan pembelian seluruh kapal tersebut memerupakan bagian dari belanja modal (capital expenditure/capex) 2012 sebesar Rp 2 triliun. "Capex tahun ini akan lebih besar dibandingkan 2011 yang hanya sebesar Rp 1,3 triliun," jelas dia.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Timah Abrun Abubakar menjelaskan capex tahun ini juga dialokasikan untuk tahap II pembangunan smelter timah di Muntok, Bangka Belitung. Ia menjelaskan pembangunan tersebut akan menghabiskan dana sebesar Rp 180 miliar. (Iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar