Minggu, 01 Januari 2012

Borneo Fokus Kembangkan Bumi Resources

JAKARTA - PT Borneo Lumbung Energy Tbk (BORN) fokus kembangkan PT Bumi Mineral Resources Tbk (BRMS) setelah masuk sebagai pemegang saham di Bumi Plc. Hal tersebut seiring dengan disetujuinya pinjaman perseroan untuk membeli saham milik grup Bakrie sebanyak 23,8% oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB).  

Pembelian saham tersebut dilakukan melalui pengambilalihan masing-masing 49% dan 51% saham Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) dan Long Haul Holding Ltd dari modal disetor dan ditempatkan dalam Bumi Borneo Pte Ltd dan Borneo Bumi Energi Pte Ltd. Dengan Demikian, Borneo akan masuk ke BRMS melalui kedua anak usahanya tersebut.  

"Transaksi ini sudah selesai, pembayaran besok kita lakukan. Karena kami sudah stand by pinjaman tersebut. Kedepan, kami dengan Grup Bakrie akan mengembangkan bersama-sama proyek dibawah Bumi Plc," ungkap Komisaris Bumi PLc Samin Tan di Jakarta, Jumat (30/12).

Samin menjelaskan salah satu proyek yang akan dikembangkan bersama adalah Dairi Prima Mineral di Sumatera Utara. Ia menjelaskan proyek tersebut dipilih karena surat-surat untuk tambang tersebut telah selesai dan sudah bisa dijalankan segera. Untuk proyek tersebut, lanjut dia, diperkirakan membutuhkan investasi sebesar US$ 300 juta selama dua tahun.

"Kita enggak akan suntik dana, tapi sama-sama mencari dana. Sebab, perusahaan akan tetap berjalan sendiri-sendiri," papar Samin.

Sementara itu, Direktur Utama Borneo Lumbung Energy Alexander Ramlie mengatakan sebagai pemegang saham akan berpartisipasi dan membicarakan pencarian dana tersebut dengan pemegang saham Bumi Plc, yaitu Nathaneile Rostchild, Bakrie, dan lain-lain. Hal tersebut, lanjut Alexander, dilakukan untuk menggarap aset-aset Bumi Plc yang valuenya belum terealisasi. 

"Salah satu tugas kami adalah untuk menonjolkan hiden value, terutama di BRMS.   Karana masih aset banyak yang green field. Kalau dilihat, peningkatan nilai dr perusahaan di tahap awal. Yang akan kami fokuskan diantaranya 3 proyek utama BRMS, yaitu Dairi, Gorontalo, dan Palu," tegas dia. 

Disamping itu, Alexander menambahkan perseroan dan bersama-sama dengan pemegang Bumi Plc lainnya akan mengembangkan tambang batubara lainnya, seperti KPC Arutmin dan Berau. Sebab, lanjut dia, keduanya masih berpotensi untuk ditingkatkan pada masa depan. Walau, kedua tambang tersebut sudah matang. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut. 

Menurut Alexander, keuntungan dalam pengembangan tersebut akan meningkatkan value saham Bumi plc. Meskipun demikian, ia menjelaskan perseroan todak akan mendapatkan konstribusi pendapatan dari Bumi Plc. Namun, lanjut dia, sebagai pemegang saham akan mendapatkan dividen.(Iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar