Jumat, 05 Agustus 2011

Capitalinc Divestasi Tiga Anak Usaha

Capitalinc Divestasi Tiga Anak Usaha

JAKARTA – PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) akan melepas seluruh porsi kepemilikan saham di tiga anak usaha mereka, yaitu PT Aetra Air Tangerang (5%), PT Cimanggis Cibitung Tollways (25%), dan PT Capital Multi Finance (95%). Ketiganya dilepas karena perseroan hanya akan focus pada bisnis inti minyak dan gas (migas). Rencananya, divestasi tersebut dilakukan dalam dua tahap.

Direktur Capitalinc Investment Budi Prihantoro menjelaskan pelepasan saham Aetra Air dan Cimanggis-Cibitung Tollways akan dilakukan pada tahun ini. Sedangkan Capital Multi Finance, lanjut dia, baru akan dilakukan pada tahun depan. Ia mengatakan dalam pelepasan tersebut, perseroan menawarkan kepada pihak yang terasosiasi dengan anak usaha tersebut. Ia menyebutkan Aetra Air akan ditawarkan kepada Aquadeco dan Cimanggis-Cibitung pada PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

“Saat ini kami dalam proses negosiasi. Kami optimistis pelepasan dua anak usaha tersebut akan selesai pada tahun ini. Sedangkan Capital Multi Finance baru akan dilakukan pada 2012,” ungkap Budi kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (4/8).

Sedangkan untuk Capital Multi Finance, Budi menyebutkan saat ini masih ditawarkan kepada para pemegang saham di anak usaha tersebut. Sebab, selain perseroan terdapat tujuh pihak yang menjadi pemegang saham di Capital multi Finance. Diantaranya adalah H Tryana Sjam’un, Dana Pensiun Bank Mandiri Tiga dan Empat, PT Binasrikandi Propertama, serta PT Kharisma Mitra Mandiri. Namun, lanjut dia, jika ditolak oleh pemegang saham di anak usaha tersebut, perseroan akan menawarkan kepada induk mereka, yaitu Recapital.   

Namun, Budi enggan untuk menyebutkan dana yang ditargetkan dalam pelepasan saham tersebut. Sebab, lanjut dia, hal tersebut akan mempengaruhi proses negosiasi. Ia hanya mengatakan uang yang didapatkan dari pelepasan ketiga anak usaha tersebut bukanlah tujuan utama. Tapi, tambahnya, lebih pada konsolidasi bisnis dalam memperkuat focus bisnis perseroan di masa mendatang. Meskipun demikian, ia memprediksi nilai tersebut akan diatas dari nilai penyertaan perseroan pada kedua anak usaha tersebut.

Sementara itu, Investor Relation Capitalinc Investment Budy Powito menjelaskan hingga akhir tahun lalu, nilai penyertaan dalam kedua perusahaan tersebut masing-masing mencapai Rp 8,6 miliar dan Rp 22,9 miliar. Berdasarkan rencana, dana hasil divestasi anak-anak usaha perseroan dengan kode emiten MTFN itu akan digunakan untuk membiayai modal kerja di lini usaha migas. Saat ini, Capitalinc telah memiliki empat blok kilang minyak dan dua blok lapangan gas. (iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar