Selasa, 09 Agustus 2011

Dian Swastatika Cari Pinjaman US$ 340 Juta

Dian Swastatika Cari Pinjaman US$ 340 Juta

JAKARTA – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencari pinjaman sebesar US$ 280-340 juta. Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan PLTU Mulut Tambang Sumsel-5 berkapasitas 2x150 MW. Hal tersebut seiring dengan ditunjuknya konsorsium Dian Swastatika untuk mengerjakan proyek ini.

“Pembangunan proyek tersebut rencananya akan dimulai pada akhir 2012 dan diharapkan dapat beroperasi secara komersial mulai 2015. Konsorsium tersebut akan membentuk Special Porpose Company (SPC),” ungkap Sekretaris Perusahaan Dian Swastatika Sentosa Hermawan Tarjono kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (5/8).

Hermawan memperkirakan total investasi proyek tersebut mencapai US$ 400 juta. Sebanyak 70-85% akan dibiayai dari pinjaman bank. Sementara, 15-30% dari kas internal perseroan. Dalam konsorsium tersebut, Dian Swastatika menggandeng anak usahanya PT Golden Mines Energy. Dengan porsi Dian Swastatika sebagai mayoritas mencapai 95% dan Golden Mines sebesar 5%.

Lebih lanjut Hermawan mengatakan konsorsium tersebut diberikan waktu selama satu tahun untuk dana pinjaman tersebut. Namun, ia memperkirakan pencarian pinjaman tersebut baru akan dilakukan seusai penandatangan Power Purchase Agreement (PPA) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (perseroan) pada Oktober mendatang. “Saat ini kami masih dalam proses persiapan untuk penandatanganan PPA,” jelas dia. 

Menurut Hermawan, pihaknya akan terbuka melakukan pembicaraan pinjaman dengan bank domestic maupun luar negeri. Namun, lanjut dia, kemungkinan besar perseroan akan melakukan pendekatan dengan bank asal Tiongkok. Sebab, tambah dia, mesin yang akan digunakan dalam PLTU tersebut berasal dari Negara tersebut.

Hermawan mengatakan peluang untuk perseroan mendapatkan pinjaman masih terbuka lebar. Sebab, tambah dia, dengan pinjaman tersebut debt equity ratio (DER) perusahaan baru akan mencapai 1 kali.

Berdasarkan laporan keuangan Dian Swastatika Sentosa, perseroan membukukan peningkatan laba bersih sebesar 612,26% pada akhir semester I/2011, menjadi US$ 26,8 juta pada periode yang sama pada tahun lalu. Laba itu dibukukan dari lonjakan pendapatan perseroan sebesar 46,03% menjadi US$ 263,54 juta pada semester I/2011 dari sebelumnya US$ 180,47 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Anak usaha Grup Sinarmas dalam bidang pertambangan, pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tersebut juga membentuk margin laba bersih perseroan berkode saham DSSA sebesar 10,17% pada semester I/2011. Angka tersebut meningkat sebesar 387,74% dari tingkat margin laba bersih sebesar 2,08% pada semester I/2010. Meningkatnya laba bersih dan pendapatan itu juga membuat angka pertumbuhan pengembalian asetnya (return on asset/ROA) sebesar 538,9% menjadi 0,03 kali pada semester I/2011 dari sebelumnya hanya sebesar 0,006 kali. (iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar