Penjualan UNTR Tembus 5 Ribu Unit
JAKARTA - PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatatkan penjualan alat berat sebanyak 5 ribu unit hingga Juli 2011. Jumlah tersebut meningkat 56,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 3.200 unit.
“Kami masih memiliki waktu lima bulan lagi untuk menjual hingga mencapai target yang baru direvisi,” ungkap Sarah di sela media gathering di Jakarta, Senin (8/8).
Sebelumnya, Investor Relations United Tractors Ari Setiyawan nmengatakan perserroan mengubah target penjualan dari 7.500 menjadi 8 ribu unit pada 2011. Jumlah tersebut, lanjut dia, ditingkatnya menyusul tingginya realisasi penjualan hingga semester I 2011. “Pasar alat berat sedang bergairah, sehingga target penjualan alat berat direvisi,” papar Ari.
United Tractors adalah distributor alat berat merek Komatsu. Tahun lalu, penjualan Komatsu mencapai 5.400 unit Selain menggarap bisnis alat berat, emiten berkode saham UNTR ini juga masuk ke bisnis kontraktor dan tambang batubara.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan semester I 2011, United Tractors berhasil mencatatkan pendapatan meningkat 42% menjadi Rp 25,6 triliun dari Rp 18 triliun. Sedangkan laba bersih, perseroan mampu mencatatkan sebanyak Rp 2,54 triliun. Jumlah tersebut meningkat 34% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 1,89 triliun.
Pada kesempatan yang sama, Sarah menjelaskan perseroan telah menyelesaikan akusisi PT Asmin Bara Beronang (ABB) dari 30% menjadi 60% pada bulan ini. Namun, ia enggan untuk menjelaskan nilai dari akuisisi ABB tersebut. Ia hanya mengatakan dari tiga tambang yang diakuisisi, ABB memiliki porsi paling besar. Sebab, tambah dia, kalori yang ada di tambang tersebut lebih bagus ketimbang lainnya. Tak heran apabila perseroan membayar uang muka sebesar US$ 90 juta.
“Kami tidak bias menyebutkan karena kami masih membidik tambang lainnya yang berada di sekitar ABB. Jika disebutkan, kami khawatir harga yang akan ditawarkan menjadi naik,” jelas Sarah.
Selain mengakusisi ABB, United Tractors mengakusisi 20% saham PT Bukit Enim Energi (BEE). Untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara yang terletak di Muara Enim, Sumatera Selatan, tersebut UT merogoh kocek sebesar US$ 21 juta. Selain itu, United Tractors melalui anak usaha PT Tuah Tarungga Agung (TTA), UT telah menandatangani perjanjian jual beli bersayarat (conditional sale and purchase agreements/ CSPA) guna membeli 60% saham Duta Sejahtera. Transaksi ini senilai US$ 11 juta. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar