JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 1,4-1,5 triliun pada 2012. Sumber pendanaan capex tersebut akan berasal dari kas internal perseroan.
Head PR Astra Agro Lestari Tofan Mahdi enggan untuk menjelaskan dengan rinci alokasi dari capex tersebut. “Capex tersebut akan digunakan untuk perawatan tanaman,” ungkap Tofan kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (9/11).
Pada kesempatan yang sama, Tofan menjelaskan perseroan telah menyerap capex tahun ini sebesar Rp 1,4 triliun. Dengan demikian, penyerapan capex perseroan telah hamper mencapai 90%. Mengingat sebelumnya Tofan pernah mengatakan capex tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun. Tapi, ia juga enggan untuk menjelaskan secara rinci penggunaan capex tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2011, Astra Agro berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 7,9 triliun. Jumlah tersebut meningkat 38,6% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 5,7 triliun. Pada kesempatan yang sama, perseroan mampu mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 51,4% dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,8 triliun.
Sebelumnya, Astra Agro berencana mengakuisisi 20 ribu hektare (ha) lahan di daerah Papua. Rencananya, lahan tersebut dipergunakan untuk diversifikasi bisnis membangun pabrik gula, sekaligus untuk menanam tanaman tebu. Sebab, perseroan telah meneliti bahwa papua merupakan wilayah yang cocok ditanami tanaman tebu baik secara unsur geografis maupun kimia. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar