Senin, 28 November 2011

Agung Podomoro Land menyiapkan belanja modal Rp 3 triliun

JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 3 triliun pada 2012. Dana tersebut digunakan untuk membiayai proyek perseroan, baik yang telah ada maupun baru. 

Wakil Direktur Utama Agung Podomoro Land Indra Wijaya menyebutkan proyek yang akan mereka lanjutkan pembangunannya pada tahun depan diantaranya adalah Green Bay, Kuningan City. Sedangkan untuk proyek baru, ia menyebutkan perseroan akan menggarap proyek, yaitu JW Marriot di Bali, integrated  Resort di Puncak, dan Podomoro city extention. 

"Detailnya masih harus menunggu selesai budgeting. Perkiraan capex kami Rp 3 triliun untuk tahun depan. Tapi belum final," ungkap Indra kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu. 

Sebelumnya, perseroan telah melakukan perjanjian pengikatan jual beli pada 13 Oktober 2011 dalam rangka akuisisi 99,93% saham di PT Tiara Metropolitan Indah (TMI) yang berkedudukan di Jakarta Barat. Akuisisi tersebut merupakan bentuk realisasi terhadap rencana penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi I APLN tahun 2011 senilai Rp 1,2 triliun. PT Alam Hijau Teduh (AHT). Sebelumnya, perseroan telah mengakuisisi PT Alam Hijau, PT Karya Gemilang Perkasa, dan PT Putra Adhi Prima.

Hingga kuartal III 2011, Agung Podomoro  mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,7 triliun, atau naik 86,3% dibandingkan dengan Rp1,4 triliun pada periode yang sama pada 2010.  Peningkatan tersebut sebagian besar didorong dari penjualan apartemen di proyek-proyek superblock, yaitu Podomoro City, Kuningan City dan Green Bay Pluit. 

Kontribusi recurring income meningkat dari hanya 4,4% pada kuartal III 2010 menjadi 10,7% pada kuartal III 2011 dengan adanya konsolidasi hasil pencapaian Emporium Pluit Mall.

Sedangkan marketing sales, perseroan telah membukukan sebesar Rp 3,3 triliun hingga September 2011. Jumlah tersebut hampir mencapai target tahun ini sekitar Rp 3,5 triliun. Pada periode yang samaa, laba bersih perseroan membukukan kenaikan sebesar 134,0% dari Rp 191,8 miliar menjadi Rp 448,8. 

Direktur Keuangan Agung Podomoro Land Cesar Dela Cruz memprediksi pada akhir tahun target tersebut akan terlampaui. Namun, ia mengatakan perseroan tidak menaikan target marketing sales tahun ini. 

Wakil Presiden Direktur Agung Podomoro Handaka Santosa pernah mengatakan, pihaknya menargetkan kenaikan pendapatan tahun ini sebesar 50% menjadi Rp 2,91 triliun. Tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,94 triliun. Adapun laba bersih perseroan tahun ini ditargetkan mencapai Rp 300 miliar, naik 24% dibandingkan 2010 sebesar Rp 242 miliar. 

Sementara itu, dalam lima tahun mendatang, Agung Podomoro memproyeksikan porsi pendapatan berkelanjutan {recurring Income) sebesar 50% dari total pendapatan. Tahun ini, porsi recurring income dipatok sebesar 7%. (Iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar