Surya Citra Targetkan Pendapatan Naik 20%
JAKARTA - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 10-20% pada 2012. Hal tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6,5-6,7% sehingga mendorong naiknya konsumsi masyarakat. Alhasil, iklan pertelevisian pun akan tumbuh sebesar 20% pada tahun depan.
“Untuk tahun ini, pendapatan kami memprediksi akan mampu mencapai Rp 2 triliun. Mengingat hingga kuartal III, kami telah mencatatakan pendapatan sebanyak Rp 1,7 triliun. Sedangkan untuk tahun depan diperkirakan tumbuh 10-20%,” ungkap Komisaris Surya Citra Media Fofo Sariatmadja usai paparan public di Jakarta, Kamis (3/11).
Fofo menambahkan perseroan juga akan meningkatkan efesiensi dan program kreatifitas fokuskan pada pangsa pasar penonton di usia produktif, yaitu 14-45 tahun. Selain itu, tambah dia, perseroan juga akan meningkatkan porsi in-house production dibandingkan dengan out-hause production. “Jika saat ini sebesar 40:60 menjadi 45:55. Hal ini akan kami lakukan secara bertahap,” papar dia.
Lebih lanjut Fofo mengatakan perseroan juga akan menjalin kerjasama untuk memproduksi film The Philosopers dengan produser independen asal Amerika Serikat, George Zakk dibawah produksi Olive Branch Production. Menurutnya, film tersebut secara tidak langsung akan memasarkan alam indonesia diluar Bali, yaitu Bromo, Prambaban, Belitung, dan Jakarta.
Menurut Fofo, perseroan akan kembali membuat film tersebut apabila sukses dipasaran. Namun, lanjut dia, hingga saat ini perseroan belum menentukan langkah selanjutnya mengenai kerjasama dengan produser asal AS tersebut. Ia hanya menyebutkan perseroan terbuka untuk melakukan kerjasama dalam penggarapan film selanjutnya. “Tapi masih terlalu dini untuk saat ini membicarakan hal tersebut,” tegas dia.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2011, Pendapatan perseroan pada periode ini mencapai Rp1,7 triliun dari Rp1,4 triliun pada periode yang sama 2010. Dengan beban usaha mencapai Rp882,3 miliar maka laba usaha menjadi Rp896,3 miliar dari Rp528,08 miliar di periode yang sama 2010. Laba sebelum pajak sebesar Rp890,06 miliar dari Rp454,4 miliar di 2010.
Namun beban pajak penghasilan mencapai Rp218,9 miliar maka laba bersih mencapai Rp671,1 miliar dari Rp333,5 miliar di kuartal III 2010. Laba per saham mencapai Rp348,37 dari rp174,2 per lembar. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar