JAKARTA – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah merealisaskan investasi sebanyak Rp 800 miliat pada semester I 2011. Jumlah tersebut merupakan 22,8% dari total belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun ini sebesar Rp 3,5 triliun. Rendahnya realisasi capex tersebut disebabkan pada semester I perseroan masih dalam tahap pengadaan untuk menggarap proyek jalan tol.
Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Hermansjah menjelaskan realisasi capex baru akan terserap maksimal pada semester II. Sebab, lanjut dia, pada periode tersebut sudah memasuki tahap realisasi pengerjaan proyek jalan tol. Salah satunya, lanjut dia, adalah proyek jalan tol Ungaran-Bawean (12 km). Sebab, lanjut dia, perseroan sudah melakukan pengadaan lahan cukup banyak.
“Untuk itu, kami memperkirakan akan mulai membangun pada Agustus mendatang,” ungkap Reynaldi kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (28/7).
Reynaldi menambahkan untuk beberapa proyek jalan tol pereroan lainnya, saat ini masih dalam proses pengadaan lahan, yaitu JORR W2 Utara Ulujami-Kebon Jeruk sepanjang 8 km. Serta Bogor Ring Road (BRR) seksi II Kedung Halang-Yasmin sepanjang 4,1 km. Sedangkan pada semester II perseroan akan mengoperasikan dua ruas baru, yaitu Semarang-Ungaran dan Surabaya-Mojokerto.
Sedangkan untuk kinerja perseroan semester I, Reynaldi menjelaskan perseroan mampu mencetak pendapatan sebanyak Rp 2,35 triliun. Jumlah tersebut meningkat 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,1 triliun. Sedangkan untuk laba bersih, perseroan mencatatkan peningkatan 16% menjadi Rp 751 miliar dari Rp 644 miliar.
Menurut Reynaldi, pencapaian pada semester I tersebut ditopang oleh meningkatnya jumlah traffic kendaraan sebesar 13% dibandingkan tahun lalu. Sebab, lanjut dia, tahun ini perseroan mencatatkan traffic sebanyak 525 juta kendaraan. Ia mengatakan dengan jumlah tersebut perseroan optimistis akan mampu mencapai target traffic mereka sebanyak 1,1 miliar kendaraan pada akhir tahun ini.
“Kami optimistis pada akhir tahun pendapatan kami akan mencapai Rp 4,8 triliun,” tandas Reynaldi. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar