Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diprediksi melanjutkan penguatan. Namun, penguatan tersebut hanya akan terjadi sangat terbatas. Hal tersebut dikarenakan kondisi Amerika Serikat (AS) yang masih mengalami kebuntuan dalam penentuan limit utang mereka. Meskipun demikian, hal tersebut malah akan mendorong pemodal asing memilih untuk masuk ke bursa Negara berkembang. Salah satunya adalah Indonesia.
Menurut Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada, sentimen negative yang ada di AS tersebut mendorong asing untuk masuk ke Indonesia. Ditambah lagi, dengan ekspektasi pemodal terhadap kinerja emiten yang positif pada semester 1 2011. Ditambah lagi, lanjut dia, investor melihat menjelang Ramadhan biasanya tingkat konsumsi Indonesia meningkat pesat.
“Dengan demikian, indeks diprediksi akan mengalami penguatan terbatas dengan level support 4057-4084 dan resistance 4136- 4160,” ungkap Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (26/7).
Reza menambahkan pada pergerakan IHSG pecan ini diperkirakan akan bergerak sama dengan pecan kedua Juli 2011. Soalnya, pola yang terbentuk perhari menunjukan kemiripan pergerakan. Bedanya, lanjut dia, pecan ini hanya akan terjadi pelemahan pada awal pecan ini. Namun, ia memperingatkan IHSG sangat rentan terhadap aksi profit taking. Mengingat saat ini IHSG berada di area overbought.
Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG menguat 45,6 poin (+1,12%) ke level 4.132. Kemarin, pemodal asing mencatatkan net buy Rp 82 miliar. “Cermati UNTR, BMRI, BBTN, dan ADMG,” tandas dia. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar