Mancing dan Golf Melatih Emosi
Dibalik kesibukannya mengemban jabatan sebagai Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk (MDLN), Edwyn Lim menyempatkan diri menikmati hobinya, yaitu memancing dan golf. Menurutnya, hobi tersebut merupakan ajang melatih emosi.
“Bagi saya, memancing dan golf bukan hanya sekedar menjadi ajang rekreasi atau melepas penat. Tapi juga menjadi bagian dari melatih emosi diri. Sebab, keduanya membutuhkan kesabaran dan pengendalian diri dan mengalahkan ego diri sendiri untuk dapat mendapatkan hasil memuaskan,” ungkap Edwyn kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.
Edwyn menjelaskan dengan terlatihnya emosi akan mampu membuka cakrawala dan pengendalian diri dalam menghadapi segala tantangan di masa depan. Namun, pria berusia 45 tahun ini mengaku lebih banyak meluangkan waktunya untuk golf. Hal tersebut disebabkan lokasi lapangan golf favoritnya berada di kawasan tempatnya memimpin perusahaan.
Tak heran apabila setiap Edwyn mengikuti turnamen persahabatan dengan rekan bisnis dan temanya, ia acapkali sukses untuk mendapatkan gelar nearest the pin dan nearest the line. Namun, ungkap dia, berhasilannya menmenangkan gelar tersebut tidak lantas membuatnya berpuas diri. Ia bahkan sering melatih pukulannya dan juga mempelajari teknik baru dalam bermain golf.
“Hal ini sangat dibutuhkan untuk menjaga handicap saya, yaitu 18. Karena seorong juara dunia sekelas Tiger Woods saja selalu melakukan ini. Jadi buat saya masuk ‘bengkel’ sanagt penting dilakukan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPH REI - DKI Jakarta.
Selain itu, lanjut Edwyn, dirinya juga tidak lupa untuk meluangkan waktu bersama dengan keluarganya. Ia bahkan sering mengajak keluarganya untuk menikmati waktu bersama dengan traveling bersama. Ia mengatakan Bali dan Tiongkok selalu menjadi lokasi pilihan utamanya keluarganya dalam menikmati waktu bersama.
Perjalanan Karir
Kepiawaian, konsistensi dan pengalamanya di industri properti selama 15 tahun membawa Edwyn Lim terpilih menjadi Direktur Utama Modernland Realty. Terpilih sebagai pemimpin baru Kota Modern sejak Oktober 2007. Ia bahkan memiliki visi dan misi untuk menjadikan Modernland Realty akan menjadi pengembang yang diperhitungkan.
Bahkan pada ada 2011, dibawah kepemimpinanya Modernland berencana mengakuisisi sebagai dana akuisisi 100% saham PT Prima Inti Semesta (PIS) dan 99,99% saham PT The New Asia Industrial Estate. Ditambah lagi akuisisi tanah dan bangunan hotel beserta area komersial di Jalan Gajah Mada No. 188. Hal tersebut untuk mendukung ekspansi dan juga misinya menjadikan perseroan yang dipimpinan sebagai pengembang yang diperhitungkan.
Edwyn memulai karirnya di dunia property pada 1989. Kala itu, ia menjabat sebagai supervisor di PT. Handra Hadi Kreasi yang bergerak dibidang kontraktor umum. Pada 1990 – 1992 ia pun dipercaya menduduki posisi sebagai director di Wicasa Karya Group. Dua tahun berselang, ia pun memilih untuk bergabung di PT Mahakam Indomakmur dan pernah menduduki dua jabatan, yaitu sebagai Project Manager dan Promoted General Manager. Namun, pada 1996, ia pindah ke PT Universal Dwikarya sebagai General Manager.
Karir Edwyn semakin menanjak setelah ia bergabung di PT Jawa Barat Indah sebagai Vice Chief Executive Officer. Selama 2005 – 2007, ia menjadi Chief Operating Officer di tiga anak usaha Agung Podomoro Group, mulai dari PT Karunia Abadi Sejahtera, PT Cahaya Mitra Sejaterah, PT Adhi Utama Dinamika. (iin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar