Senin, 12 Desember 2011

Summarecon Siapkan Capex Rp 1,3 T

Summarecon Siapkan Capex Rp 1,3 T

JAKARTA – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyiapkan belanja modal sebesar Rp 1,3 triliun pada 2012. Dan tersebut digunakan untuk pembangunan fasilitas di dua proyek kota kawasan mandiri milik perseroan, yaitu Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi.

Direktur Utama PT Summarecon Agung Johanes Mardjuki mengatakan sumber pendanaan capex tersebut akan berasal dari kas internal dan pinjaman bank. Dengan komposisi, lanjut dia, 20-30% berasal dari kas internal. Sedangkan70-80% bersumber dari pinjaman Bank.

“Saat ini kami tengah berbicara dengan beberapa pihak bank lokal. Namun, kami belum bisa menyebutkan nama bank tersebut,” ungkap Johanes kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Johanes menjelaskan, untuk proyek summarecon Bekasi perseroan akan membangun mall yang membutuhkan dana sebesar Rp 500 miliar. Sedangkan sisanya, lanjut dia, akan digunakan untuk pembangunan fasilitas di Summarecon Serpong. Diantaranya convention center dan sports club. 

Menurut Johanes, dengan pembangunan fasilitas tersebut perseroan menargetkan untuk dapat mencatatkan marketing sales sebesar Rp 3,5 triliun pada tahun depan. Jumlah tersebut meningkat 52,1% dibandingkat target marketing sales tahun ini sebesar Rp 2,3 triliun. Ia pun optimistis akan melampaui angka tersebut. Sebab, tambah dia, per november 2011 perseroan telah melampaui target tahun ini.

“Per akhir November 2011 marketing sales kami telah mencatatkan sebanyak Rp 2,8-2,9 triliun,” ucap Johanes.   

Pada kesempatan yang sama, Johanes menjelaskan perseroan baru akan mengembangkan lahan sebanyak 100ha di Bandung pada 2-3 tahun mendatang. Sebab, lanjut dia, tahun depan perseroan masih akan fokus pada pengembangan dan pembangunan di tiga kota mandiri mereka. "Kami akan membangun lahan tersebut seperti yang dilakukan di Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Serpong, setelah usai membangun di Summarecon Bekasi," katanya.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2011, perseroan mampu mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 1,58 triliun. Jumlah tersebut meningkat 41% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 1,12 triliun. Sedangkan laba bersih mengalami peningkatan 49% dari Rp 173,2 miliar menjadi Rp 258,1 miliar. (iin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar