Sabtu, 10 Desember 2011

Volume Penjualan United Tractors Tembus 7.700 Unit

JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat penjualan alat berat hingga November 2011 sebanyak 7.700 unit. Jumlah tersebut tumbuh 51,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 5.091 unit.

“Penjualan tersebut didominasi oleh penjualan di sector pertamangan,” ungkap Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Lubis kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Sara menjelaskan 2012, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan alat berat perseroan sebesar 20% menjadi sekitar 9.840 unit-10.200 unit. Dia optmistis target tersebut dapat terpenuhi, mengingat industri pertambangan masih mengalami peningkatan. Sedangkan mengenai akuisisi tambang baru, Sara mengatakan hingga saat ini masih dalam proses negosiasi.

Sebelumnya, Direktur Keuangan UT Gidion Hasan mengatakan membidik dua tambang baru untuk diakuisisi pada awal tahun depan. Kedua tambang tersebut terletak di Kalimantan. Diperkirakan keduanya memiliki cadangan batu bara minimal 30 juta ton., pihaknya kini tengah melaksanakan due dilligence kedua tambang tersebut.

Gidion mengungkapkan, perseroan menargetkan dapat meningkatkan kapasitas batu bara yang dimiliki perseroan hingga mencapai 500 juta ton. Namun, ia enggan menyebutkan cadangan dan kandungan kalori batu bara di tambang green field dan brown field tersebut. “Ketentuan kami adalah mengakuisisi pertambangan yang memiliki cadangan minimal 30 juta ton,” kata dia.

Saat ini, lanjut Gidion, total cadangan batu bara perseroan sekitar 254-369 juta ton. Tahun ini, emiten berkode UNTR ini melalui anak usahanya, Pama Persada, mengakuisisi 30,4% saham perusahaan PT Asmin Bara Coal Mine. Kini, kepemilikan Pama bertambah menjadi 60,4%. Selain itu, Pama juga mengakuisisi 20% saham PT Bukit Enim Energi. Terakhir, perusahaan mengakuisisi masing-masing 60% saham PT Duta Sejahtera dan PT Duta Nurcahya.(iin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar